Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label entahlah

Laut, kapal, nahkoda dan anak buah kapal

Laut, kapal, nahkoda dan anak buah kapal Wahai Yang Terhormat Sang Nahkoda pengendali kapal hendak kemana engkau akan membawa kami? akan kah engkau membawa kami ke tempat berlabuh yang begitu menyejukkan? atau kau akan membawa kami pada tempat suram yang bahkan tak pernah kami bayangkan sebelumnya? akankah kau mengendalikan kapalmu dengan peta mu? atau kau akan mengikuti arus berjalan hendak kemana ia begerak? ah tidak ! kami, kami sebagai anak buah kapal mu tak akan diam untuk itu kau tak boleh terbawa arus yang belum tentu menguntungkanmu bisa jadi arus itu akan menyesatkanmu ah jangan ! kami mohon ! bawalah kami ke tempat indah yang pernah engkau gambarkan pada kami jikalah engkau merasa tersesat mintalah petunjuk Tuhanmu kami akan membantu sekuat kami untuk menyelamatkan kapal kita ini semoga Tuhan mu memberi petunjuk Nya.

Night changes

Bikin status ini sama halnya mendengarkan pertanyaan yang isinya kapan? Kapan? Kapan? MasyaAllah sungguh pertanyaan tersulit untuk menemukan jawabannya dengan cepat Bahkan lebih sulit dibanding pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan saat sidang skripsi oleh para penguji sekalipun Setiap ditanya siapa, itulah doa Setiap ditanya kapan, itulah doa Setiap ditanya bagaimana, itulah doa Bertawakal dan bersabarlah Ada saatnya kamu bisa menjawab semua pertanyaan sulit itu Persiapkan yang terbaik dari yang kau mampu Sampai kemudian saat yang kau nanti akan tiba Jangan baper Keep Josh !

Sudut pandang

Tik.. tik.. tik.. tik.. gemericik hujan Tik..tok..tik..tok… dentangan jam Yang berdasarkan sebagian orang bunyi itu bisa mendatangkan ketenangan, kedamaian dan kefokusan Ah masa? Sudah coba saya resapi itu Tapi apa? Ah nihil Yang ada, dari bunyi itu yang saya dapatkan adalah rasa kesepian, kesendirian yang menimbulkan ketakutan Tidak juga harus mempertanyakan siapa yang aneh Mungkin dia? Mungkin saya? Bukan, bukan masalah aneh Ini hanya masalah sudut pandang Iya itulah sudut pandang Satu hal yang sama bisa menjadi berbagai persepsi dan rasa Bukan hanya karena kesamaan kita bisa bersama Justru karena perbedaan itu yang bisa saling melengkapi di antara kita Ada beda, banyak sudut pandang baru, banyak rasa Kita

Sebuah tanda

Jikalah semua ini sebagai tanda Tiada ragu untuk melangkah Jikalah tak nampak sebuah tanda Entah tanda itu belum datang atau mungkin kitanya saja yang tidak menyadari Allah berfirman dalam Qurannya : "Wahai orang-orang beriman, perhatikanlah sekelilingmu, sesungguhnya itu semua menjadi tanda atas kuasaNya" Ah iya, tapi aku belum melihat tanda untuk sebuah keputusan itu Janganlah tanda untuk sebuah pilihan Tanda yang tak perlu memilihpun belumlah nampak #apalah

lajang berbicara

Kemudian jika tiga orang lajang yang sudah waktunya ini berkumpul Ada satu bahasan khusus yang mungkin tak terelakkan Ada satu sesi yang kemudian pembicaraan melebar tentangnya Dan pastinya pembahasan itu muncul karena kegelisahan yang sama Ah apalah itu iya itu, yang selalu menjadi pembahasan disetiap masa nya Baper Apapun yang ada bisa membuat baper zzzzz Mulai dari bahasan bebek dan lampu Cerita teman yang sudah beranak 2 Hujan yang begitu awetnya Lagu-lagu yang menjadi backsound obrolan kami Semua jadi bahasan yang mengalun perasaan ah sudahlah Tenang kawan akan ada masanya....

Salah bertanya sesat di jalan

sumber gambar : https://mahmudefendi.files.wordpress.com/2012/05/arah-warna.jpg Hei kawan Apa kabar mu saat ini? Apa kabar hatimu? Apa kabar imanmu? Masih kah kau kadang merasa galau dalam penantian mu? Masih kah kau kadang berfikir untuk menuangkan rasa itu pada saat yang belum tepat? Tapi aku harap kau masih sama semangatnya untuk terus menata hati, memperbaiki diri dan menjaga marwah mu sobat... Kalau kau tanyakan padaku tentang kegalauanmu Kalau kau ceritakan galau mu padaku ah mungkin bagi sebagian yang lain kamu salah Ya kamu salah Kamu bercerita, bertanya pada orang yang tidak tepat Haha Kalau kau bercerita tentang menuangkan galau mu yang salah Salah takaran agama kita masudnya, Yaaa sepengetahuanku Hanya sedikit pengetahuanku tentang hal itu Aku jadi bersemangat untuk kembali mengingatkan Ya, hanya mengingatkan mu sobat Apalah aku yang baru belajar kemarin ini, yang sama-sama masih belajar untuk jadi bener Dengan pengetahuan ku yang sedikit it...

masih belum saatnya ya

Waktu itu, ya waktu itu Waktu pertama kali harapan besar itu seakan membuncah Semacam impian dan asa segera terlaksana Mimpi yang seakan tidak mungkin itu akan segera terwujud di depan mata Walaupun tahu akan ketidakjelasan semuanya Entah dari mana sumbernya Entah akan kemana perginya Entah kapan perginya Entah bagaimana semua itu akan terjadi Waktu itu, Angan langsung melayang akan kehidupan yang akan dijalani di sana Terbayang mungkin tahun ini adalah tahun kesekian yang mengharuskan aku melewati Ramadhan tidak bersama keluarga (lagi) Nampaknya tahun ini adalah tahun kali pertama aku tak bisa merayakan idul fitri berkumpul dengan keluarga Video call-an dengan keluarga Ah Ya karna kewajiban yang menjadi pilihan ku saat itu pastinya Iya, pilihan kewajiban yang menjadi impian itu maksudnya Kemudian setahun berlalu tanpa kabar berita yang pasti Dengan asa dan mimpi yang digantung dan yang masih selalu tersangkut dalam doa Yang masih terus ditanyakan kelanjutan ce...

rindu itu...

Tidak pernah menyesal terjerumus dalam barisan ini Tidak pernah kecewa setelahnya Mungkin merasa jenuh pernah Mungkin merasa males pernah Mungkin merasa lelah pernah Rindu, rindu Sudah terbayangkan rindu ini pasti akan melanda setelah tak bersama kalian Ukhuwah... ah indah banget kalo mendengar kata itu Seakan langsung meresap di hati Terbayang bahagia Tenang di jiwa Rindu akan kebersamaan Rindu bersama kalian Apapun yang dilakukan Berpikir bersama Mengonsep bersama Menjalani dengan kerja sama Rindu saling menjaga Rindu saling mengingatkan Rindu melakukan kebaikan bersama kalian Kita bekerja dibalik layar Kita beramanah dan hanya antara kita yang tahu Kita melakukan sesuatu yang bahkan bukan hanya untuk kita Kita selalu bersama tapi tak pernah bisa terekspos, apapun medianya aaaaah rindu itu...

test the water

Doh, ga tau si aku yang baru berasa atau baru melatih peka atau tetiba perhatian atau emang benar kenyataannya begitu banyak "test water" yang dilakukan pemerintahan saat ini kepada rakyatnya entahlah cuma ngetes kepekaan rakyat atau memang sebenarnya itu adalah kebijakan yang kemudian ga jadi diaplikasikan karna emang mereka takut.  kayak berita baru-baru ini, isu tentang suara kaset di masjid. Salah satu berita dengan judul ini Ustaz Yusuf Mansur Minta Maaf Kalau Suara Kaset Masjid Mengganggu setuju banget ama pendapat bapak ustadz satu ini. suara kaset mengaji yang dibilang tak berpahala itu ga ada yang tau dari suara yang dibilang bikin polusi itu Allah bisa ngasih hidayah ke siapa. taukah kalian, di sepanjang jalan macet Tanah Kusir di setiap pagi yang saya nantikan adalah suara murotal dari masjid yang biasa disetel itu, walaupun bukan orang langsung yang ngaji, walaupun cuma kaset, tapi itu bener-bener bisa bikin adem diantara kemace...

There's a change in me

Every one can see There's a change in me They all say i'm not the same kid I used to be Don't go out and play I just dreamed all day  They don't knw what's wrong with me And I'm too shy to say -First Love, Nikka Costa- Potongan lagu yang kali ini mungkin menggambarkan rasa-rasa orang-orang  yang menemani kecilku. Tidak perlu dilanjutkan liriknya, bukan tentang cerita lagunya Ya bukan, bukan tentang my first love Tapi cukup pada potongan bait itu saja Mamah, bapak, aa, teteh, mamang, bibi semua bilang "Udah gede nih bales dendam jadi maen mulu" Ahaha. Maybe yes maybe no ! Dulunya, duluuu, when i was child, when i was young, may until now if i at home,  aku adalah orang yang males kemana-mana kalo ga sama mama. Artinya, kalo ada aku pasti ada mama, kecuali klo lagi sekolah. Mereka bilang, aku buntutnya mama. Sering ada tantangan dari sodara, misalnya, klo aku mau main ke rumahnya sendiri, tanpa mama/bapak/aa bak...

5W 1H gegana

Ketika ditanya kapan Mungkin tak ada yang bisa menjawab Keluarga, kakak, mamah, bapak pun aku Ketika ditanya siapa Ah lebih-lebih lagi Siapa yang tahu Cuma bisa menunggu jawaban dariNya Ketika ditanya dimana Ah sudahlah Dimanapun tak masalah Asal siapa telah terjawab Ketika ditanya bagaimana Uwow, sungguh hanya bisa bermimpi Seperti ini mauku Tanpa tahu bagaimana maumu Lihat saja pada saatnya Ketika ditanya mengapa Etahlah apa jawabnya Mungkin belum masanya Atau mungkin kurang ikhtiarnya? Ketika ditanya apa Siapa yang faham? Tidak aku apalagi kau Yap, entahlah Seperti itu Lalu? Jawablah saja dahulu semua pertanyaan diatasnya Baru kau mengerti apa maksudnya #apalah

kudu puguh !

teu paruguh aselina masih ada PR buat nulis Ciremai kemarin, tapi entah mengapa  mood  nya belum mendukung buat nyeritainnya, sambil nunggu foto-foto selesai di  upload  dulu sih. sekarang cerita tentang ketidakkaruan otak ini aja saat ini. mungkin ingin, mungkin sabar, mungkin entar dulu, mungkin pusing, mungkin sebel, mungkin percaya saja, atau mungkin butuh. ah itulah, gak tau apa yang dipikirin, rasa-rasanya sih kalo misi yang satu itu belom kelar, belom kelar juga ketidak puguhan ini, ah maunya sih ngga gitu, jalanin aja dulu, nikmati dulu, syukuri dulu, semua akan puguh gimana ngadepinnya, tapii... ah.. sudahlah

Plan Life yang tertunda

MEI 2015 !!! Tulisan dalam plan life bulan ini harusnya aku..... Ah, mungkin belum saatnya, mungkin belum takdirnya, mungkin akunya kurang persiapan, mungkin ada rencana lebih indah yang akan Allah persembahkan heits, kata "mungkin" ini yang harusnya ga boleh ada dipikiran, "mungkin" ini yang bisa menyesatkan keimanan mimpi udah, rencana udah, doa selalu, action nya sih yang belum maksimal plan yang harapannya awal bulan tahun ini kelaksana kemudian tak berkabar kembali, ah harus banyak belajar lagi, lancarin dulu, niat fix ga takut-takut plan yang harapannya ada di tengah tahun ini yang kemudian ga kerasa tengah tahun ada di bulan depan sampai hari ini belum terlihat hilalnya, ah harus bulatkan tekad niat tulus ikhlas karenaNya maksimalkan persiapannya segera kirimkan ajuan ikhtiarnya, semangat bermimpi, teruskan mimpi, lanjutkan mimpi, mimpi is nothing without USAHA !!!

Dimana ada cerita, disitu ada berita

screenshot tweet Dimana ada cerita, disitu ada berita Nampaknya seperti itulah kehidupan sang pemburu berita, jurnalis, reporter dan kawan-kawannya. Dimana ada senang disitu ada berita Dimana ada duka disitu ada berita Dimana berita biasa menjadi luar biasa karna polesannya Berawal cerita dari antrian pembuatan paspor yang ternyata in fact di kanim tersebut ada yang namanya jam istirahat yang menghentikan semua pelayanan. Dari jam 12.00-13.00 pelayanan publik ditutup karna jam istirahat. Means masyarakat pengemis pelayanan ini mesti menunggu para petugas istirahat, makan siang, dsb untuk mendapatkan pelayanannya. Dalam rangka Reformasi Birokrasi, sang menteri PANRB selalu menggaungkan mengenai pelayanan publik. Telah ada anjuran mengenai pelayanan publik harus tetap buka walaupun tidak semuanya minimal tetep ada pelayanan walaupun di jam istirahat. Namun nampaknya anjuran tersebut masih belum terlaksana diseluruh tempat pelayanan publik, diantaranya kanim jaksel...

Perdin Bandung dan Bukit Moko

Berawal rencana perdin dari kantor baru ini ke luar kota, dan terpilihlah Bandung, awalnya merasa apalah Bandung lagi kenapa ga kota baru yang belum pernah aku injakkan kaki disana, tapi yasudahlah, apalah aku ini, ikut sajalah.Ga mau rugi udah sampe Bandung cuma ngurusin kerjaan, dan dahsyatnya perjalanannya dibuat menuju akhir pekan, jadi, pas di akhir pekannya free. Untuk menghilangkan kebulukan ini, langsunglah hubungi pasukan maen disana, tepatnya pasukan yang selalu ready untuk diajak maen. Haha. dan seperti disangka, gayung pun bersambut. Dan Senin ini, waktunya bikin laporan perdin dan nulis cerita pasca perdin yang lebih seru itu, hahaha. Menulis disini lebih menarik daripada menulis dalam Ms Word dengan susuan kata yang penuh aturan, ilmiah dan berdasar hukum, lebih tepatnya yang perlu mikir untuk menyelesaikan laporan Perjalanan Dinas (Perdin) ke Bandung pekan lalu. Jalan ke Bandung dari Rabu sore sampai Jumat siang tgl 04-06 Maret 2015, kami bermalam dan menger...

valentinos effect

14 Februari yang katanya Hari Kasih Sayang itu, Hari Valentine yang mungkin oleh sebagian orang adalah hari-hari yang mereka tunggu. Saat itu, tempat perbelanjaan, supermarket, minimarket mungkin sampe ke pasar traditional saling berlomba untuk menghias tempatnya, banyak promo coklat gede-gedean kuis-kuis selfie kekinian yang temanya “pasangan” promo diskon hotel-hotel untuk pasangan terlepas itu pasangan halal ataupun tidak pas di malam valentine event-event tema valentine yang tahun ini berpasan dengan malam minggu, malam surganya buat para “itulah” dan promo diskon atau event apalah lainnya miris, miriiis tiap tahunnya masih aja ada orang yang nganggep spesial hal ini. Dan lebih miris nya lagi tahun ini ditemukan di mall Pondok Indah, ada paket Silverqueen chunky bar 2 buah yang dibungkus dengan pita dan bungkus bercorak valentine dan ternyata didalamnya terselip kondom. Uwoooow. Bikin ngomel banget sih tuh strategi pasarnya. Trus ba...

Kerja Ibadah

Minggu sore, tanggal 08 Februari 2015, menguping tontonan bapak yang dari luar terdengar jelas, acara Jamaaaaah oooh jamaah....alhamduuulilaah.... Ust Maulana in style. Ada satu bahasan yang ngena, soal pekerjaan, niat bekerja, penyikapan saat bekerja. Ada   satu pertanyaan dari seorang audience : Bagaimana menyikapi dan berinteraksi dengan baik dengan atasan di kantor ketika sedang bekerja dalam hal jam kantor? Karena ia orangnya ga enakkan katanya, jadi ga enak kalo pulang duluan sedangnkan obosnya masih dikantor, jadi sering pulang malem karna itu. Jadi mesti gimana? Dan sang ustadz pun menjawab, Niat kerja nya apa? Kerja itu ibadah kan? Sebisa mungkin ga perlu ga ada ga enakan kalo emang kita udah beresin pekerjaan, saat emang pekerjaan dan tanggungjawab untuk hari itu sudah selesai dan tidak ada hal mendesak, kalo udah waktunya pulang ya udah tinggal bilang obos. Poin dari “NIAT KERJA UNTUK IBADAH”, itu jleb saat itu. Kenapa? Karena ini yang sedang men...