Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label work

Come back my passion

“Don’t ask kids what they want to be when they grow up but, what problems they want to solve.” Jaime Casap, Google Education Evangelist Jangan tanya mau jadi apa, tapi tanya mau mecahin masalah yang seperti apa untuk bangsa ini ! Kalau dibilang aktivitas dan pekerjaan yang saya laukan tidak sesuai passion itu tidak seluruhnya benar, tapi tidak seluruhnya juga salah. Beraktivitas dan bekerja pada lembaga sosial yang memang dianggap mempunyai visi dan misi yang sama, tidak masalah bagi saya untuk meneruskan perjuangan disini. Berjuang masih dengan visi besar yang sama, nampaknya saya akan memilih jalur lain. Terjun langsung dengan konsep BHS yang mulia dan bekerja dengan cara saya. Konsep BHS (Bantuan Hukum Struktural) yang digelorakan oleh YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia) pada awal-awal pendiriannya yang saya dapat dari buku terbitan YLBHI tentang sejarah dan pergerakannya kembali menggugah gelora, semangat dan mimpi yang pernah dicitakan untuk bisa m...

ambil manfaat cari yang lebih baik

manfaatkan kesempatan yang ada ikuti kata hati cari yang lebih baik Alhamdulilah, dapet kesempatan luar biasa buat ikut pelatihan dan pendidikan hukum yang digagas Bagian Hukum, diadakan di Hotel Grandhika, BlokM 26-30 Oktober 2015, semacam in house training dengan Lex Mundus, yang harganya kalo untuk suruh bayar sendiri mungkin bakal mikir berkali-kali lagi ikutan ini atau beli motor lagi, haha. Isi materi diklatnya sebenernya semacam materi kuliah 1 semester yang dibumbuin dengan aroma dalam prakteknya. Pembahasan tentang Pembuatan Perjanjian, Legal Opini, HAPER, HAPTUN, Hk. Acara MK. Tapi apapun, belajar yang kayak gini tuh selalu menyenangkan buat saya, meski bukan sesuatu yang baru, tapi akan selalu ada insight baru. Alhamdulillah. Tepat 1 minggu sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan kantor yang ini,  1 minggu full ga ngantor ga kerja, selama 5 hari itu dari jam 8 - 17 full belajar. Makan sehat sejahtera dengan santapan hotel yang sehari dapet 1x makan...

preparing your long weekend, dude !

Mari kita anggap saja ini long weeekend Kamis, 14 Mei itu tanggal merah Kenaikan Isa Almasih Jumat, 15 Mei itu hari kejepit Sabtu, 16 Mei weekend Minggu, 17 Mei tanggal merah Isro Miroj, tapi jadi ga ngaruh tanggal merahnya karna apapun yang terjadi, kalo hari minggu ya tetep aja libur weekend Mari abaikan Jumat 15 Mei 2015 hari kejepit itu. Ijin kantor belum dipegang, aku mah pede aja gitu udah daftar simaksi buat ke Ciremai. ahaaaai ijin sama mamake bapake udah di tangan nih, iyalaaah, ama bapake mah soal ijin gampil, semudah membalikkan telapak tangan deh, tapiiii, liihatlah apa yang ada di balik telapak tangan itu saudara ! haha, ibaratnya nih ya, tangan yang dalam keadaan telungkup adalah keadaan saat belum minta ijin, kemudian minta ijin, tangan yang telungkup itu tetiba membalik dengan menghadap telapaknya, namun, saat telapak itu terbuka, ternyata disitu sudah banyak sajian yang harus dilahap, notes yang penuh dengan petuah dan aturan yang kudu ha...

Dimana ada cerita, disitu ada berita

screenshot tweet Dimana ada cerita, disitu ada berita Nampaknya seperti itulah kehidupan sang pemburu berita, jurnalis, reporter dan kawan-kawannya. Dimana ada senang disitu ada berita Dimana ada duka disitu ada berita Dimana berita biasa menjadi luar biasa karna polesannya Berawal cerita dari antrian pembuatan paspor yang ternyata in fact di kanim tersebut ada yang namanya jam istirahat yang menghentikan semua pelayanan. Dari jam 12.00-13.00 pelayanan publik ditutup karna jam istirahat. Means masyarakat pengemis pelayanan ini mesti menunggu para petugas istirahat, makan siang, dsb untuk mendapatkan pelayanannya. Dalam rangka Reformasi Birokrasi, sang menteri PANRB selalu menggaungkan mengenai pelayanan publik. Telah ada anjuran mengenai pelayanan publik harus tetap buka walaupun tidak semuanya minimal tetep ada pelayanan walaupun di jam istirahat. Namun nampaknya anjuran tersebut masih belum terlaksana diseluruh tempat pelayanan publik, diantaranya kanim jaksel...

Reform Corner = Inspirasi Pagi

Reform Corner acara rutin yang dilakukan setiap akhir bulan di kantor baru ini. Yaa semacam Inspirasi Pagi yang dilakuin dikantor lama sih ya, bedanya disana mah yang kayak gini setiap hari, tapi paling lama cuma ngambil waktu kerja 1 jam, kalo disini bisa sampe 2,5 jam tapi cuma 1 bulan 1x, ada sarapan gretongan. Buat orang lain mungkin acara yang kayak gini membosankan, paling banter hadir cuma ngincer sarapan gratis, ya bisa diliat sih ya, kalo pagi pas makan meja bisa penuh, tapi pas acara mulai, tengah acara apalagi di penghujung acara, meja mulai mengosong satupersatu. Entahlah, buat diri yang merasa kurang ilmu ini, acara yang bisa menginspirasi di setiap materinya ini sangat ditunggu-tunggu, terlebih lagi dulu yang biasa tiap pagi dijejelin dengan kumpul, motivasi, inspirasi, sekarang yang kayak gini cuma sebulan sekali, ah sayang rasanya melewatkannya. Entahlah juga, seneng aja gitu baca, dengerin atau apapun itu yang berbau motivasi, inspirasi. Padahal juga tau ...

Palembang Journey

Palembang 08-10 April 2015 Yipppiy, perdin pesanan kali ini sakses. Very excited in this journey, ahaaay. This is my first i go to outside Java island, yes Sumatera, exactly in South Sumatera, Palembang and the first for flight. Tujuan perdin kali ini adalah menuju Bagian Hukum Pemprov Sumsel dan Komisi Informasi Sumsel.   Hari pertama Berangkat langsung dari rumah ketemu pak ananta dan mba chanif di Soetta airport terminal 2F. Kami terbang jam 9.40 dengan Garuda airlines. Baru sebentar rasanya menikmati diatas awan mengagumi indahnya alam dari ketinggian, eh ternyata 50 menit udah sampe di tujuan, Sultan Mahmud Badaruddin II Airport. Dari airport ke hotel butuh waktu sekitar 45 menit dengan taxi untuk sampai ke hotel Emilia yang letaknya tepat di tengah kota, Jl Letkol Sudirman persis di belakang PIM (Palembang Indah Mall). Berhubung belum bisa check-in hotel, karena ada kamar kososng baru di jam 2, kemudian sambil nunggu bisa chek-in kami cari makan siang k...

Perdin Bandung dan Bukit Moko

Berawal rencana perdin dari kantor baru ini ke luar kota, dan terpilihlah Bandung, awalnya merasa apalah Bandung lagi kenapa ga kota baru yang belum pernah aku injakkan kaki disana, tapi yasudahlah, apalah aku ini, ikut sajalah.Ga mau rugi udah sampe Bandung cuma ngurusin kerjaan, dan dahsyatnya perjalanannya dibuat menuju akhir pekan, jadi, pas di akhir pekannya free. Untuk menghilangkan kebulukan ini, langsunglah hubungi pasukan maen disana, tepatnya pasukan yang selalu ready untuk diajak maen. Haha. dan seperti disangka, gayung pun bersambut. Dan Senin ini, waktunya bikin laporan perdin dan nulis cerita pasca perdin yang lebih seru itu, hahaha. Menulis disini lebih menarik daripada menulis dalam Ms Word dengan susuan kata yang penuh aturan, ilmiah dan berdasar hukum, lebih tepatnya yang perlu mikir untuk menyelesaikan laporan Perjalanan Dinas (Perdin) ke Bandung pekan lalu. Jalan ke Bandung dari Rabu sore sampai Jumat siang tgl 04-06 Maret 2015, kami bermalam dan menger...

Kerja Ibadah

Minggu sore, tanggal 08 Februari 2015, menguping tontonan bapak yang dari luar terdengar jelas, acara Jamaaaaah oooh jamaah....alhamduuulilaah.... Ust Maulana in style. Ada satu bahasan yang ngena, soal pekerjaan, niat bekerja, penyikapan saat bekerja. Ada   satu pertanyaan dari seorang audience : Bagaimana menyikapi dan berinteraksi dengan baik dengan atasan di kantor ketika sedang bekerja dalam hal jam kantor? Karena ia orangnya ga enakkan katanya, jadi ga enak kalo pulang duluan sedangnkan obosnya masih dikantor, jadi sering pulang malem karna itu. Jadi mesti gimana? Dan sang ustadz pun menjawab, Niat kerja nya apa? Kerja itu ibadah kan? Sebisa mungkin ga perlu ga ada ga enakan kalo emang kita udah beresin pekerjaan, saat emang pekerjaan dan tanggungjawab untuk hari itu sudah selesai dan tidak ada hal mendesak, kalo udah waktunya pulang ya udah tinggal bilang obos. Poin dari “NIAT KERJA UNTUK IBADAH”, itu jleb saat itu. Kenapa? Karena ini yang sedang men...