Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label visitjawabarat

Papandayan Ceria (3)

lihaaat ! anak kecil itu ngegunung lhoo Kali ini bukan cerita tentang gunungnya, bukan tentang pemandangannya. Ini cerita perjalanannya yang berkesan entah karena apanya. Karena jalan sendiri dari Jakarta-Garutnya sih. Simaklah, dan runutlah sendiri apa yang saya maksud. balada waktu berangkat Berangkat dari Jakarta ke Garut sore, sendirian, naik bus, udah tau perjalanan bakal lama, sampe bakal malam, takut sih jalan malam, tapi yaa pilihan mudah antara menunggu mereka sendirian yang bakal telat datang dikeheningan malam, diantara para kerumunan dan riuh pikuknya suasana terminal atau datang lebih malam tapi sudah disambut mereka tanpa harus lagi menunggu. Kyaaa, pilihan kedua adalah pilihan yang tepat menurut saya. Dan benar saja, Alhamdulillah sampai terminal Guntur mereka sudah menunggu, datang disambut dan beruntungnya mereka juga, mereka tidak perlu menunggu lama untuk menyambut kedatangan diri yang dinanti ini. Ceritanya pas hari jalan itu adalah hari pertama H. Rasakan...

Papandayan Ceria (2)

Minggu, 05 April 2015 Yaaaa pagi Pondok Saladah dengan kehangatan dan kesejukannya... Pagi yang indah disambut taman edelweis depan tenda yang rindang. Hari ini saatnya menuntaskan rencana yang kemarin tertunda. Tempat-tempat khas di Papandayan yang ga boleh dilewati saat kesini. Jam 7an kami caw, cuma Ajeng dan Kang Hilman yang ga ikut, Ajeng ga mau ikut karena udah pernah katanya, dan udah tau jalanan bakal becek, kalo Kang Hilman entahlah, padahal dia belum pernah kesini. HUTAN MATI Perjalanan dari Pondok Saladah ke sini butuh waktu kira-kira 30 menit dengan jalanan becek air menggenang atau pilih jalan ga terlalu becek tapi muter, lebih jauh lebih lama. mati, hitam, tanpa hiasan, tanpa warna, tetap indah di hutan pun masih dengan bebatuannya batas aman ini ada lebih depan dibanding pengunjungnya entah ini genangan air karna hujan atau emang ini danah di atas kawah (?) TEGAL ALUN dari Hutan MAti menuju sini butuh waktu sekitan setengah jam j...

Papandayan Ceria (1)

Kekhawatiran membuluk bulan ini nekad dihajar jalan Jkt-Garut sendirian demi papandayan yang diidamkan. Fix ngga rencana ini jadi action itu pagi sebelum sore berangkat. Watir sih, rencana dadakan buat ngisi tanggal merah di hari Jumat ini sayang banget rasanya klo dilewatin tanpa menikmati alam Indonesia ini. perlengkapan yang seadanya Jumat, 03 April 2015 Jam 13.30 dari rumah menuju Pasar Jumat mencari bus jurusan Garut dengan segala kemacetan dan muter gegara ngangkot dan Alhamdulillah langsung dapet bus nya dan langsung berangkat di jam 14.30. Ya, masih sendiri tiada yang menemani. Ooouooo~ Sampailah di terminal Guntur Garut kira-kira jam 20.30an tanpa berlama-lama ketemu tim dari Bandung yang juga belum lama sampe dan kumpul di mushola deket terminal. Ajeng, Neneng, Aza, Utis dan Kang Hilman urang Garut. Sampe, sholat dan menunggu tanpa makan malam jam 11an kami langsung naik angkot charteran menuju Cisurupan. Dari tempat nunggu tadi dapet kenala...

Puncak Tertinggi Kota Bandung

Bandung - Sabtu, 07 Maret 2014 Keinginan yang belum terwujud dari masih stay di Bandung semenjak nama bukit ini mulai terkenal dan disambangi orang-orang layaknya Tebing Keraton yang ngehitz itu akhirnya tuntas di pekan lalu. -puncak bintang- Yes ! Mission complete ! Perjalanan fix tidak nya baru diputuskan malam nya, sambil cari tau jalan menuju kesananya, ditemani kasur, bantal, handphone masing-masing dan wifi kantor RZS di Gading, Soekarno Hatta, Bandung. Diputuskanlah fix aku, Teh Laili dan Neneng akan ke Bukit Moko lewat jalur Padasuka (jalur yang gampang yang direkomendasikan para blogger yang pernah kesana). Dan memang, tidak perlu takut nyasar, karena jalannya cuma lurus aja ngikutin jalan besar, dan disana banyak petunjuk jalan selanjutnya. Kami keluar dari Gading jam 06.00 menuju terminal Cicaheum sebagai start poin dan menunggu teh Anney yang berangkat dari Cimahi. Jam 7 kami sampai, sarapan kupat tahu yang ternyata enak dan ternyata juga cuma seharga...

Cirebon #1: Pesta Laut “Nadran” Pagi

15 Nov 2014 Niatan para teman SSG nya teh puji akulah yang merealisasikan. Haha. Memulai perjalanan menuju Cirebon dari pulang kantor jam 5 lewat karna cukup terhalang gerimis dengan angkot 01 Kalapa-Caheum (IDR 5k) dengan perjalanan hampir 1 jam karna macet. Sampai ke Cicaheum naik bis Bhinneka (IDR 50k). Bis keluar dari terminal jam 7 malam, tapi diluar pun masih aja ngetem, baru bener-bener berangkat kira-kira jam 8. Huh, perjalanan cukup panjang ternyata, akhirnya sampailah jam 1an di Cirebon dan dijemput oleh 2 motor kakak dan kakak iparnya teh puji (red: abi dan ummi) *FYI. Nadran adalah upacara adat para nelayan di pesisir pantai utara Jawa, seperti Subang , Indramayu dan Cirebon yang bertujuan untuk mensyukuri hasil tangkapan ikan, mengharap peningkatan hasil pada tahun mendatang dan berdo’a agar tidak mendapat aral melintang dalam mencari nafkah di laut. Inilah maksud utama dari Upacara Adat Nadran yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Kira-...

Summit Gn.Puntang

Puncak Mega, Gunung Puntang Tak sulit mendapatkan mu Tak perlu lama-lama Tak perlu banyak tenaga Ini terasa mudah -Jangan Cintai Aku Apa Adanya, Tulus- kalo aja naik gunung itu semudah nyanyiin lagu itu. Gunung Puntang ini berada di kawasan Cimaung Banjaran, sekitar 17 km dari Kota Bandung. Untuk menuju kawasan ini, dari Kota Bandung Anda bisa menuju jalur Soreang atau jalur Banjaran. Tapi yang paling populer adalah jalur Banjaran karena terasa lebih dekat. Tapi, biasanya daerah Banjaran ini cukup macet apalagi di hari libur dan akhir pekan. http://sebandung.com/2014/06/gunung-puntang-bandung/ Sabtu-Ahad, 25-26 Oktober 2014 bawaan camp kali ini Janjian sama Teh Anney di Masjid Agung Cimahi, menunggu yang janjian dari jam 1 sampe jam 3 dia baru sampe, si aku sampe udah jalan-jalan ke alun-alun, muter-muterin pasar , makan siang, jajan segala macem, dan setengah 3 dia baru sampe. Oke fix, dan ketemu dan berhubung baru pulang kuliah, dia mesti balik rum...