Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label knowledge

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Tambahan penting tentang bagian dari QS Ar-Rahman dari Grup SIlaturahim ODOJ. Ada hal yg menarik dari Surat Ar-Rahman yaitu adanya pengulangan satu ayat yg berbunyi:  فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ِ"Fabiayyi aala 'i rabbi-kumaa tukadzdzibaan" "Maka nikmat Tuhan-mu yg manakah yg kamu dustakan ?" Kalimat ini diulang berkali-kali. Apa gerangan makna kalimat tersebut? Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yg dianugerahkan kepada kita, Allah bertanya: "Maka nikmat Tuhan-mu yg manakah yg kamu dustakan?" Menarik utk diperhatikan bahwa Allah menggunakan kata "DUSTA", bukan kata "INGKAR". Hal ini menunjukkan bahwa nikmat yg Dia berikan kpd manusia itu tidak bisa diingkari keberadaannya. Yang bisa dilakukan manusia adalah mendustakannya. Dusta berarti menyembunyikan kebenaran. Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah diberi nikmat oleh Allah, tapi mereka menyembunyikan kebenaran itu, mere...

Gathering. Kebersamaan dan Keceriaan.

SAYA HEBAT ANDA HEBAT SEMUA HEBAT !!! formasi menpan : formasi berdasarkan usia dari yang termuda hingga tertua formasi tim : formasi berdasarkan hitungan 1-5 dari formasi menpan Games : 1. Enggrang to catch the balls    1 orang berdiri di tengah segitiga, tugasnya ngambil bola-bola yang berserakan di ujung sana tanpa boleh menyentuh tanah yang lain narik tali-tali dipinggirnya untuk melangkah menyeimbangi yang lain lagi memberi komando setiap tim dikasih waktu 5 menit satu kali puterin hanya bisa ambil paling banyak 5 bola kalau masih ada waktu boleh tambah puteran untuk ambil bola lagi 2. Giant pen want to exit labirin satu pena besar di tengah putaran labirin yang diiket dengan beberapa tali tugasnya adalah mengikuti garis labirin keluar tanpa boleh mengangkat pena (pena harus tetap menyentuh tanah) beberapa orang bertugas menarik tali untuk memindahkan dan menyeimbangkan pena yang lain memberi komando 3. Mari berpikir dan berhi...

Bagan Perkembangan Konsep Kenegaraan

Yunani Romawi Abad Pertengahan Tokoh Socrates Plato Aristoteles Epicurus Zeno Polybios Gajus Paulus Papiniaus Ulpianus Cicero Augustinus Thomas Aquino Dante Alighieri Marsiglio di Padua Pemikiran tentang Negara Negara bersandarkan kepada hakikat manusia untuk menerapkan hukum yang objektif, keadilan bagi umum, bukan dibuat untuk kepentingan pribadi. Negara merupakan satu kesatuan dan tidak boleh mempunyai daerah yang luasnya tidak tertentu. Negara cita dan Negara nyata. Negara adalah penggabungan kelompok manusia (polis/Negara kota). Negara bersifat realis. Negara terbentuk karena adanya kepentingan sebagai unsur perseorangan. Negara bersifat kosmo politis yang tidak mengenal perasaan kebangsaan. Negara haruslah meliputi seluruh dunia. Tidak ada Negara yang abadi. Bentuk Negara tertua adalah monarki. Bentuk Negara yang satu merupakan sebab terhadap bentuk Negara lainnya yang merupakan akibat. Masa kerajaan Bentuk Negara adalah mona...

Bangsa dan Negara Indonesia Antara Harapan dan Kenyataan

Harapan sering kali tidak sesuai dengan kenyataan. Apakah karena itu terlalu besarnya harapan atau karena harapan itu selalu berkembang sehingga kenyataan atau realitas yang terwujud selalu tidak dapat mengejar harapan. Begitu juga halnya dengan bangsa dan Negara Indonesia dalam mencapai tujuan-tujuannya antara apa yang diharapankan tidak sesuai dalam kenyataannya. Negara yang secara umum diartikan sebagai organisasi tertinggi diantara suatu kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup didalam daerah tertentu yang mempunyai pemerintah yang berdaulat dan berkuasa. Menurut H.A.Logemann keberadaan negara bertujuan untuk mengatur serta menyelenggarakan masyarakat yang dilengkapi dengan kekuasaan tertinggi. Bicara tentang Negara berarti berkaitan dengan paksaan, struktur, hukum dan nyata(real). Bangsa dapat diartikan sebagai suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, mempunyai kesamaan bahasa, ideologi, budaya dan sejarah. Bangsa terbent...

Kepastian Sebagai Tujuan Hukum

Pengertian Kepastian Hukum Menurut kamus besar bahasa Indonesia arti dari kata kepastian adalah : pas•ti a sudah tetap; tidak boleh tidak; tentu; mesti. me•mas•ti•kan (v) mengatakan dng pasti; menentukan; menetapkan dng sungguh hati.  pe•mas•ti•an (n) proses, cara, perbuatan memastikan; penentuan; penetapan. ke•pas•ti•an (n) perihal (keadaan) pasti; ketentuan; ketetapan;  ~ hukum perangkat hukum suatu negara yg mampu menjamin hak dan kewajiban setiap warga negara.  Memiliki kepastian berarti memiliki ketetapan dalam pikiran dan bebas dari keraguan. Kepastian hukum secara normatif adalah ketika suatu peraturan dibuat dan diundangkan secara pasti karena mengatur secara jelas dan logis. Jelas dalam artian tidak menimbulkan keragu-raguan (multi-tafsir) dan logis dalam artian ia menjadi suatu sistem norma dengan norma lain sehingga tidak berbenturan atau menimbulkan konflik norma.  Pemikiran mainstream beranggapan bahwa kepastian hukum merupakan keadaan d...

Bangsa dan Negara Indonesia Antara Harapan dan Kenyataan

Harapan sering kali tidak sesuai dengan kenyataan. Apakah karena itu terlalu besarnya harapan  atau karena harapan itu selalu berkembang sehingga kenyataan atau realitas yang terwujud selalu tidak dapat mengejar harapan. Begitu juga halnya dengan bangsa dan Negara Indonesia dalam mencapai tujuan-tujuannya antara apa yang diharapankan tidak sesuai dalam kenyataannya. Negara yang secara umum diartikan sebagai organisasi tertinggi diantara suatu kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup didalam daerah tertentu yang mempunyai pemerintah yang berdaulat dan berkuasa. Menurut H.A.Logemann keberadaan negara bertujuan untuk mengatur serta menyelenggarakan masyarakat yang dilengkapi dengan kekuasaan tertinggi . Bicara tentang Negara berarti berkaitan dengan paksaan, struktur, hukum dan nyata (real). Bangsa dapat diartikan sebagai suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, mempunyai kesamaan bahasa, ideologi, budaya dan sejarah. Ban...

Bagan Perkembangan Konsep Kenegaraan

Yunani Romawi Abad Pertengahan Tokoh 1.       Socrates 2.       Plato 3.       Aristoteles 4.       Epicurus 5.       Zeno 6.       Polybios 1.       Gajus 2.       Paulus 3.       Papiniaus 4.       Ulpianus 5.       Cicero 1.      Augustinus 2.      Thomas Aquino 3.      Dante Alighieri 4.      Marsiglio di Padua Pemikiran tentang Negara 1.   Negara bersandarkan kepada hakikat manusia untuk menerapkan hukum yang objektif, keadilan bagi umum, bukan dibuat untuk kepentingan pribadi. 2.   Negara merupakan satu kesatuan dan tidak b...

Pengertian Negara

·        Gorge Jelline k : Negara ialah organisasi kekuasaan dari sekolompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu . ·        Gorge Wilhelm Friedrich Hegel : Negara merupakan organisasi kesusilaan yang mencul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal.  ·        Mr. Kranerburg : Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri. ·        Roger. F. Soltau : Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persalan bersama atas nama masyarakat. ·        Prof. Mr. Soenarko : Negara ialah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu di mana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai souvereign (kedaulatan). ·        Aristoteles (384-322), d...