Langsung ke konten utama

Postingan

Ikhlas dan menerima

Jika lah engkau bertanya seperti apa yang aku ingin tentu, begitu banyak ingin dan harap tentang sesosok itu yang seperti ini, yang seperti ini, seperti itu jika lah aku belum mendapatkan pengetahuan tentang itu tentang bukan seperti apa yang ego dan hawa nafsu harapkan tentang sesuatu prinsip yang penting ada untuk satu persoalan ini ah, mungkin entah sampai kapan aku akan tetap mencari dan entah kapan akan menemukannya bukan tentang yang penting ada bukan tentang deadline waktu bukan sekali lagi, ini adalah pembelajaran tentang ikhlas dan menerima saling menerima, aku rasa itu lah kunci jawabannya ikhlas dengan keadaan, itu lah cara untuk bersyukur kepadaNya

Hari Ini Milik Anda

Hari Ini Milik Anda Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda. Umur Anda, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup Anda hanya hari ini, atau seakan-akan Anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan.   Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah, Anda harus bertekad mempersembahkan kualitas shalat yang paling khusyu', bacaan al-Qur'an yang sarat tadabbur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan...

Milad teteh bear

Dia orang yang belum lama aku kenal Dia yang awalnya asing Dia yang yang entah bagaimana mulanya aku merasakan guratan sahabat Dia yang kemudian tempat aku merasakan pelukan keluarga Dia yang kemudian menjadi penampung berbagi cerita Tentang kisah masa lalu, kegiatan hari ini, urusan kantor, problematika kampus, mimpi dan rencana masa depan Super partner dalam mengingatkan ibadah Kalo ada ungkapan sahabat adalah yang ketika bersamanya surga terasa dekat Ya ini Iya, dia Dia tetehku Dia yang ga bosen dengan tingkah jailku Dia yang sabar ngadepin si masha bocah kecil ini, panggilannya Barakallahu teh bear Happy bday Jangan lupa bersyukur Jangan lupa bahagia Segala doa yang baik-baik untuk mu...

Kompor Semangat Belajar

Kuliah ! Ingin kuliah lagi ! Kuliah S2 di Belanda ! Aaaaaak seakan lagi di lewe-lewe-in sama si setan malas dan kurang usaha ini :( Mimpi banyak banget Mimpi tinggi banget Tapi usaha gitu-gitu aja Aaak berharap lama kebangun dari tidur takut kemudian malah mimpinya hilang dan entah kapan lagi kembali Tuh udah masuk grup yang memfasilitasi untuk bisa lebih tau tentang kuliah hukum di Belanda tuh Udah dijelasin juga asiknya kuliah disana Dapet beasiswa gimana Kehidupan disana gimana Kompoor tuh kompoor Trus gimana? Aaah kan berasa ditabok-tabok sama ijazah kalo udah dikomporin gitu Semangat ! SEMANGAT ! Percayalah ! Akan ada saatnya ! Aamiin

Jangan menyerah !

Saat hidup terasa hitam putih Batuan besar menghalangi Sesungguhnya masih ada rasa syukur yang membuatnya lebih berwarna Masih ada ikhlas yang membuatnya terasa jalan lapang Jangan menyerah ! Tanamkan dalam hati bahwa Allah tidak akan menjauhkan sesuatu hal yang seharusnya menjadi milikmu When Allah say YES, it means will always find the ways Kumaha weh carana

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Tambahan penting tentang bagian dari QS Ar-Rahman dari Grup SIlaturahim ODOJ. Ada hal yg menarik dari Surat Ar-Rahman yaitu adanya pengulangan satu ayat yg berbunyi:  فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ِ"Fabiayyi aala 'i rabbi-kumaa tukadzdzibaan" "Maka nikmat Tuhan-mu yg manakah yg kamu dustakan ?" Kalimat ini diulang berkali-kali. Apa gerangan makna kalimat tersebut? Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yg dianugerahkan kepada kita, Allah bertanya: "Maka nikmat Tuhan-mu yg manakah yg kamu dustakan?" Menarik utk diperhatikan bahwa Allah menggunakan kata "DUSTA", bukan kata "INGKAR". Hal ini menunjukkan bahwa nikmat yg Dia berikan kpd manusia itu tidak bisa diingkari keberadaannya. Yang bisa dilakukan manusia adalah mendustakannya. Dusta berarti menyembunyikan kebenaran. Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah diberi nikmat oleh Allah, tapi mereka menyembunyikan kebenaran itu, mere...

Mengapa Ar-Rahman ?

Fabiayyi aalai robbikumaa tukadzibaan . . . . Mengapa Surat Ar-Rahman? Kenapa tidak An-Nas? Al-Falaq? Al-Ikhlas? lebih pendek, lebih mudah menghafalnya dan bukan main-main juga khasiatnya Berawal dari ingatan niatan seorang teman SMP yang rasanya aneh terbayangkan ya gimana gak aneh sih anak SMP udah ngebayangin tentang nikahnya akan seperti apa salah satu inginnya adalah kepingin maharnya QS Ar-Rahman walaupun gak ngerti maksudnya apa, esensi wow nya dimana dengan inginnya itu sebagai teman yang baik, meng-aminkan inginnya adalah bukti cinta Entah mengapa inginnya yang satu itu justru tersimpannya si ingatanku Kemudian sampai pada waktunya ia menikah pertanyaan yang mesti terlontar adalah "jadi pake Ar-Rahman?" dan disayangkan sungguh disayangkan  ternyata dia malah lupa akhirnya sampai satu titik ia mengingatnya dan disayangkannya lagi, ternyata inginnya itu tak bisa terwujud (mungkin karna kau sudah tak memikirkan inginmu...