Langsung ke konten utama

Postingan

cerita 28 Februari 2016

Tepat setahun lalu, 28 Februari 2016 Setelah mungkin 2 tahun gak pernah ketemu lagi dari terakhir aku ngantor di kantor lama no kontak, no calling canggung iya Sore ini, ba'da Ashar janjian sama mr ketemu di rumah Ummi yang awal rencananya katanya Ummi mau bikin ala drama gitu untuk nemuinnya tapi berhubung si kami udah saling tau orangnya jadilah drama ala-ala dibatalkan Qodarullah, motor dia baru banget parkir dan si aku baru juga sampai depan rumah Ummi entah apa yang kami lakukan saat itu bahkan sepertinya saling tatap pun enggak Biar ga gorgi ga jelas di depan, bersegeralah si aku masuk aja ke rumah Ummi dan resenya, Ummi yang minta untuk aku yang manggil si dia untuk masuk juga Waktu itu deg-deg-an ga yaaa hmmm lebih tepatnya agak bingung aja sih  Bingung bersikap gimana dan mau apa Jadilah Ummi dan Suaminya yang jadi perantara yang begitu aktifnya Waktu itu, mau manggil aja bingung manggilnya apa masih teteh dan bapak persis kayak panggilan di kantor ...

Assalamualaikum Taqy !

Assalamualaikum Taqy ! Sebenernya sampai saat ini ibun sama abah belum tau persis nak jenis kelamin kamu apa Tapi entahlah kami sudah tak sabar memanggilmu Taqy entah tetap menjadi Taqy atau akan berubah menjadi Taqiyyah,  menyeseuaikan jenis kelaminmu nanti Tak masalah bagi kami engkau laki-laki atau perempuan engkau akan menjadi Taqy atau Taqiyyah nanti harapan kami hanya semoga kamu menjadi setakwa namamu kamu sehat pintar jadi anak sholeh/a Kita asumsikan saja dulu kamu seperti yang sudah dr.Fira asumsikan katanya kamu bermonas nak, haha berarti kamu akan menjadi Taqy Taqy yang sholeh calon imam masjid besar dan pemimpin negara yang adil bijaksana aamiin Kamu belum lahir, tapi nama kamu sudah banyak nak Yang jelas Taqy akan menjadi nama panggilanmu Ibun dan abah sudah banyak pilihan nama untuk menyandingkan dengan nama Taqy Yang pastinya semua bermakna baik dan penuh doa untuk mu Bulan depan insyaAllah kami mau intip kamu lagi ah nak...

Jadi istri taat Suami

Sungguh, hal pertama yang sangat aku takutkan saat akan menikah adalah ini Bukan takut dengan perubahan status Bukan takut membebani Tapi takut tidak amanah, sungguh Takut tidak bisa menjadi istri sesuai ingin Takut jauh dari kriteria istri sholehah Takut menjadi si penuntut Khawatir akan ketaatan pada suami Jikalah pada suatu hari ada kata "Jadilah istri yang taat pada suami" walau sebab hanya sekadar tidak bisa standby saat dijemput misalnya ah, ternyata ini perkara besar bermaksud menasehati,  tapi ada emosi dibalik itu sungguh, merasa menjadi istri paling berdosa iya, takut sungguh hanya dengan perkara sepele itu saja bisa di cap menjadi istri yang tidak taat suami Astagfirullah... Saat itu, mungkin aku akan diam lebih baik rasanya untuk saling menenangkan emosi tapi saat ada satu kata aja yang terucap, saat itu juga aku tidak akan sanggup lagi berkata apalagi menahan air mata kenapa? ya aku si penakut ini sungguh takut dengan gambaran dosa-dos...

Libur tahun baru

1 Januari 2017 Malam tahun baru malam-malam pada umumnya Ga ada kata ngantuk di pagi harinya karna capek acara malamnya bagi kami Karna pada kenyataannya malamnya kami tidur pada jam biasanya, ga kurang waktu tidur, biasa aja Yang kami tahu berarti tanggal ini libur Artinya ngapain dan kemana kita liburan gini Bermaksud biar kayak orang-orang yang jalan-jalan di hari libur ini Suam yang belum pernah ke ragunan kepo juga dia sama itu tempat Udah dibilang kalo liburan gini ragunan mah ga akan pernah ga rame, bukan jadi ngeliat binatang yang ada ntarnya cuma jadi liat kerumunan orang, tapi si kekeuh pengen main, yaudah hayuk Jalan lah kita, masih di Bintaro jalanan lancar jaya Lewat Simatupang sampelah di persimpangan jalan blok m - cilandak, dan disitu udah mulai padat merayap Sekeliling isinya pengendara motor yang pada bebawaan macam mau kemping, bonceng anak 1-2 beserta istri, bahkan ada yang nyelempangin karpet ala-ala botram. Dan itu ga cuma 1-...

RESOLUTION. Make Your Dream Come True.

Seperti orang-orang pada umumnya, awal tahun saatnya mengawalinya dengan optimis pula, salah satunya make our wish, our hope, what must to do and make it real ! the named is RESOLUSI Seperti yang sering juga kita dengar dan kita ketahui, keinginan tidak cuma dibayangkan, diimpikan atau sekedar diidamkan kemudian menguap dan berlalu begitu saja bersama dengan angin berhembus. Catatkan impian mu ! it is the easiest thing what we can do for the big dream Membuat catatan impian Menuliskan harapan Menyususn resolusi Itu adalah makna dari resolusi itu sendiri *i think Untuk membuat resolusi ini sebenernya ga ada aturan khusus kok, suka-suka aja sang pembuat mau bergaya seperti apa mau mengekspresikan dirinya seperti apa yang penting tujuannya jelas, real dan tekad untuk diwujudkan Tapi kalo ala saya, buat resolusi tuh asik dibuat macam mind map dengan klasifikasi yang banyak bagian dan di bagian itu banyak cabang lagi. misalnya gini : Kita buat beberapa klasifikasi biar ...

the most memorable moment in 2016

Review 2016 the most memorable moment in 2016 Januari  - awal tahun ditawarin CV Februari - akhir bulan ketemuan pertama kali sama yang di CV Maret - akhir bulan doi bawa keluarga nya ke rumah April - rempong persiapan walimah sama UPA Mei - pekan ketiga UPA - akhir bulan nambah status jadi istri Juni - puasa pertama bareng suami Juli  - untuk pertama kalinya bisa mudik lebaran - pengumuman UPA : plis try again! Agustus - pindahan kantor jauh lebih jauh jarak tempuhnya September - testpack positive Oktober - bulan-bulan morning sickness November - udah sengaja ngambil cuti ke Garut, ternyata disana malah tak berdaya dan ga bisa main - gamang menentukan ikut UPA lagi ga yaaa Desember - 212 jatuh dari motor saat kondisi hamil 3 bulan  - akhirnya fix daftar UPA lagi

Liburan, here we come !

Long weekend tibaaa sempet hopeless kayaknya (lagi) longweekend di rumah aja, karena kondisi badan yang agak ga nentu dan pula belum gajian (ini penting!) sebenernya suam ngajakin pulang kampung*, tapi ada tanda bintangnya kalo gajian udah keluar hari itu tapi udah ijin nih jauh-jauh hari gimana kalo pulang bulan ini aku ga ikut, dan dia mengerti, melihat pengalaman bulan lalu yang pulang kampung nge bus dan dalam keadaan gini, ahhhh uring-uringan di jalan rasanya, udah gitu sampai sana pun ga bisa kemana-mana gegara si aku masih yang ga enak badan dan uring-uringan, jadilah sama aja liburan tapi di rumah aja karena si suam udah ada rencana mau pulkam, jadilah aku ga enak juga kalo ngajakin kemana-mana, tapi kemudian iseng di malem Sabtunya bilang nge random pengen ke pantai, Ancol aja yang deket, naik krl aja, eh dia mau tapi dengan berbagai pertanyaan, emang kuat? emang ga pusing? entar kecapekan lagi... aaaah tapi pengen maiiin kalo kenapa juga kan perginy...